RSS

Wat Phra Kaew, Grand Palace and Surrounding Area

23 May

Hari keenam Cambodia and Thailand Trip 2011-ku, kami keliling kota Bangkok. Setelah dari Chatuchak Market kami jalan-jalan ke kompleks Grand Palace dan sekitarnya. Tujuan kunjungan kami adalah Grand Palace dan Wat Phra Kaew yang keduanya berada dalam satu kompleks, lalu ke Wat Pho yang ada di belakang kompleks Grand Palace.

Pertama, kami ke Kompleks Grand Palace yang termasuk di dalamnya ada Wat Phra Kaew, dari Chatuchak kami naik taksi dan langsung turun di depan pintu masuk kompleks Grand Palace. Kami langsung masuk ke dalam kompleks buat menghindari scaming yang sering terjadi di seputaran kompleks Grand Palace. Tahun 2009 lalu aku ma temen-temen pernah kena soalnya. Apa aja itu scaming-nya, bisa dibaca di sini.

Sebelumnya aku udah browsing2 di internet tentang harga tiket masuk kompleks Grand Palace. Dari hasil browsing harga terbaru yang aku dapat itu 200 Baht. Itu info terakhir udah tahun 2011, tapi bulannya lupa. Trus buat yang dateng cuma pake celana pendek, di sana juga disewakan semacang kain sarung untuk menutupi kaki bagian bawah seharga tertentu. Tapi kenyataan yang kami alami waktu itu beda. Harga tiket masuknya sekarang jadi 400 Baht dan sarung ga lagi disewakan tapi gratis dipinjamkan dengan menitipkan uang 100 Baht sebagai jaminan. Uang 100 Baht itu akan dikembalikan lagi pas kita balikin sarungnya. Sepertinya harga tiket masuk ini memang baru aja naik setelah ada bencana banjir di Bangkok, dan kami kesana bulan Desember 2011, sebulan setelah banjir mereda. Kalau perkiraanku sih harganya dinaikin karena sekalian untuk donasi korban banjir.

Begitu kami masuk gerbang kompleks, Rifki sama Tomi yang cuma pakai celana pendek langsung masuk ke sebuah gedung di sebelah kanan tempat peminjaman sarung. Setelah itu kami jalan terus sampai ketemu loket penjualan tiket. Harga tiket 400 Baht itu udah termasuk tiket Wat Phra Kaew dan Grand Palace. Jalur jalannya udah dibuat sedemikian rupa sehingga cuma jadi searah. Yang pertama dilewati adalah Wat Phra Kaew. Di sini ada berbagai bangunan yang aku ga ngerti namanya satu-satu. Yang paling menarik perhatianku adalah lukisan dinding di salah satu bangunan di Wat Phra Kaew. Lukisannya pakai tinta emas dengan filling warna-warni yang terkesan alami. Keluar dari area Wat Phra Kaew kami ke depan gedung Grand Palace. Setelah foto-foto di depan Grand Palace kami keluar. Rifki dan Tomi balikin lagi sarung pinjaman ke tempat tadi mereka pinjam dan kami keluar dan jalan melingkari bagian luar tembok kompleks Grand Palace menuju belakang kompleks tempat Wat Pho berada. Di Wat Pho ini ada the biggest reclining Buddha, patung Buddha tidur yang terbesar di Thailand. Harga tiket masuknya 50 Baht. Agak susah kalau mau foto dengan latar patung Buddha ini karena ukurannya yang besarrr dan ada di dalam gedung yang space-nya ga terlalu luas. Di dinding bagian dalamnya juga penuh dengan lukisan2 bertinta warna emas seperti yang ada di Wat Phra Kaew. Di sini kami juga nulis-nulis di calon genteng yang bakal dipasang di atap wat. Kebanyakan orang sih nulis doa-doa gitu, tapi karna aku ga mau melakukan hal yang menjurus ke arah syirik (yang sangat dilarang oleh agamaku) jadi ya cuma nulis kalau aku pernah ke Wat Pho dan salam buat kluarga dari Bangkok. Ga penting sebenernya, tapi yang penting eksis lah. Hehehe. Buat nulis itu kami cukup nyemplungin uang seikhlasnya ke dalam tempat uang. Waktu itu aku masukin aja lembaran 20 Baht.

Kompleks Wat Phra Kaew & Grand Palace

Reclining Buddha di Wat Pho

 
Leave a comment

Posted by on May 23, 2012 in Thailand

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: